Home / PRESS RELEASE / AJI: Kapolres Batubara Kangkangi UU Pers Dengan Kriminalisasi Jurnalis
Ilustrasi

AJI: Kapolres Batubara Kangkangi UU Pers Dengan Kriminalisasi Jurnalis

MEDAN, KabarMedan.com | Terkait kasus kriminalisasi jurnalis M24 Group Bima Pasaribu, oleh Kapolres Batubara AKBP Bonaparte Silalahi, dengan sangkaan Pasal 27 ayat 3 UU ITE terkait pemberitaan yang link beritanya di share ke Facebook, maka Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Medan dengan ini menyatakan bahwa Kapolres telah melakukan pelanggaran prosedur dan mengangkangi UU Pers No 40/1999 yang memberikan perlindungan bagi jurnalis dalam menjalankan profesinya.

“Seharusnya Kapolres sebagai penegak hukum, mengerti persoalan hukum dan menempuh mekanisme yang sudah ditetapkan dalam UU Pers No 40/1999 dan juga mengacu kepada Pedoman Pemberitaan Media Siber yang telah ditetapkan Dewan Pers terkait dengan Hak Jawab dan Hak Koreksi,” kata Ketua AJI Medan, Agoez Perdana, Jum’at (23/9/2016).

Agoez menambahkan, upaya kriminalisasi jurnalis tidak sejalan dengan semangat kebebasan pers dan juga bertentangan dengan UU No 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

“Ada indikasi Kapolres Batubara menyembunyikan sesuatu dalam kasus narkoba yang pemberitaannya dimuat oleh Bima Pasaribu di media Metro24.co pada tanggal 27 Agustus dengan judul ‘Meski Positif Narkoba, Anak dan Ponakan Bupati Dipulangkan serta Status Rehab Anak dan Ponakan Bupati Tanpa Asassment dan Tidak berkoordinasi Dengan Pihak BNN,” ujarnya.

Pihak Polres Batubara sendiri telah melayangkan surat panggilan ke-2 kepada Bima Pasaribu, hingga akhirnya Redaksi M24 Group melayangkan surat somasi melalui kuasa hukumnya, Julheri Sinaga SH kepada Kapolres Batu Bara.

“Jika Polres Batubara kembali melayangkan surat panggilan ke-3 terhadap Bima Pasaribu, maka AJI Medan bersama Kuasa Hukum M24 Group akan mengadukan kasus ini ke Propam Poldasu dan juga ke Dewan Pers, dan tidak menutup kemungkinan utk menuntut Kapolres lewat proses pra peradilan,” pungkas Agoez.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *