Home / PRESS RELEASE / AJI Medan Gelar Diskusi Kearifan Lokal Tentang Pengelolaan Hutan

AJI Medan Gelar Diskusi Kearifan Lokal Tentang Pengelolaan Hutan

MEDAN | Persoalan terkait lingkungan menjadi salah satu agenda penting yang dalam forum internasional. Namun, di Indonesia masih banyak permasalahan yang terkait dengan lingkungan. Untuk itu, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Medan, menggelar kegiatan Diskusi Kearifan Lokal Tentang Pengelolaan Hutan, yang merupakan seri Workshop “Better Journalism for Better Environment” bekerjasama dengan WWF, Selasa (1/7/2014).

Pada diskusi ini, Ketua Komunitas Peduli Hutan Sumatera Utara (KPHSU), Jimmy selaku pemateri, menjelaskan beberapa point terkait pemahaman hutan.

“Perbedaan hutan negara, hutan hak dan hutan adat, harus dibedakan terlebih dahulu agar klasifikasi hutan dan permasalahannya juga mudah dimengerti,” ungkapnya.

Jimmy mengatakan, masalah sektor kehutanan saat ini harus diidentifikasi dengan beberapa point. “Masalah batas, masalah akses dan pembalakan liar menjadi permasalahan yang sering ditemukan. Belum lagi alih fungsi lahan, masalah korupsi, dan banyak masalah lagi,” sebutnya

Sementara itu, jurnalis senior Darma Lubis mengatakan, isu lingkungan ini masih dianggap kecil di kalangan media. “Isu lingkungan ini besar, namun tidak banyak media yang mau mengakat hal ini lebih dalam. Selama ini masalah lingkungan, hutan hanya sebatas illegal loging. Namun, sebenarnya banyak hal.yang bisa dikaji. Dan negara saat ini tidak begitu memperhatikan hal ini,” ujarnya

Darma juga menjelaskan perspektif peraturan terkait hutan dan lingkungan masih menggunakan perspektif Jawa. “Bukan berarti saya membawa aspek sukuisme. Namun, seharusnya negara melihat ada aspek hutan adat, ulayat yang itu ternyata lebih bagus. Seperti di adat deli, raja hanya menguasai, tapi yang memiliki itu rakyat dengan peraturan yang mensejahterakan,” pungkasnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *